Kamis, 22 Oktober 2015

cara cepat mendapatkan sarang walet

1.Anda harus tepat mendirikan bangunan atau gedung/rumah walet pada sentra walet / lintasan pulang pergi walet / atau tempat perburuan walet mencari makan
2-      Anda harus tahu akan ke adaan suhu dan kelembapan yang sesuai dengan kemuan burung walet contoh kisaran suhu 26˚ atau 29˚ drajat kelembapan  kisaran 80˚ atau 95˚ inilah ukuran yang sedang dan banyak di sukai walet , untuk alat pengukur suhu bisa anda beli sendiri di toko perlengkapan budidaya walet
3-  2.    Lubang masuk burung walet yang sangat menentukan dan perlu diperhatikan, dari ukurannya dan letak lubangnya yang mengarah kemana, contoh bisa ukuran 30 cm x 60 cm untuk ukuran pintu masuk dan lubang masuknya harus membelakangi arah mata angin misalkan angin sore hari bertiup dari selatan ke utara maka bikinlah menghadap utara , atau meniru arah lubang masuk gedung walet lain yang sudah ada ,
4-   3.   Lubang antar lantai ini juga perlu diperhatikan jangan ada sekat yang menggangu arah terbang burung walet dalam areal roving rom baiknya lubang antar lantai itu di sudut saja mau itu dikanan atau dikiri ruangan terserah mau itu zigzag lubang antar lantai 1 ,2 dan 3 atau lubang terjun sama sampai lantai dasar, tapi ini sangat berisiku kalau yang punya walet jatuh waduh bisa gawat tapi kalau zigzag mumkin 3 atau 4 meter saja jatuhnya , untuk ukuran lubang antar lantai menurut ukuran rumah dan gedung tersebut ,untuk lebih sederhananya bisa ukuran 1,5 x 2 meter lebih baguusnya 2x3 meter
5- 4.     Suara tiruan burung walet, mumkin pembahasan disini akan panjang dan anda harus atau wajib mengetahuinya, ada dua suara walet , panggil dan inap untuk membahas ini nanti kami jelaskan ,dan anda harus pas dan sesuai menempatkan twetter panggil di lubang masuk  disini cukup 3 saja sudut kiri kanan dan 1 ditengah dan kalau bisa mengarah keatas supaya suranya naik keatas dan kurang mengganggu tetangga , dan di lubang antar lantai cukup 1 atau 2 buah twetter saja  dan twetter suara  fokus tarik di sudut ujung ruangan menghadap lubang antar lantai sama juga dengan twetter inap harus menghadap lubang masuk juga untuk memudahkan walet menjelajah ruangan inap , dan perlu juga di ingat janganlah terlalu banyak memakai twetter inap jika ukuran rumah walet anda 5x10 maka gunakan twetter inap dinestink 6 saja  ,pusisinya jarak  3 nestink palnk 2 twetter sudut kiri kanan dan 3 nestink selanjutnya satu buah twetter di tengah tengah nestink , untuk suara inap dalam harus kecil suaranya jangan bising dan gaduh, dan suara tarik dan antar lantai pun juga begitu jangan lebih keras dari suara inap harus pas dan sejajar , untuk suara panggil juga jangan terlalu nyaring yang sedang sedang saja ukurannya tanya tetengga anda sekitar kalau yang pas menurut saya kira kira dengan suara hp china yang ful contohnya seperti hp mito cilo     ini jika rumah anda di pemukiman, jika di hutan atau sawah dan jauh dari orang kira 7 dsb saja, supaya kualitas suara itu jernih dan bagus , sebenarnya suara panggil itu terletak pada kualitasnya bukan pada nyaring dan kerasnya suara, 

Formasi nesting room dan ruang putar.....Atap pada rbw



SELAMAT MENCOBA .....BERBAGI ITU INDAH....WALET TOLAI...

Cara memancing walet berkoloni didalam nesting room ....Sudah terbukti


Buatlah satu kamar dipojok nesting room lebar 8 m panjang 1m nesting plank dipasang selang - seling dengan jarak 30cm. Tweeter minimal 6 SUARA INAP+SUARA TARIK 1BUAH buah dipasang tidak beraturan menggunakan suara atau bahasa anak berfariasi panggil.......

Senin, 19 Oktober 2015

strategi jitu memikat walet ....twiter ....tolai walet berbagi....

 TwITeR......Panggil-3 atau Pemandu Didalam Ruang Inap Burung Walet Selain dari Panggil-1 (panggil di lubang masuk atau LMB) dan Panggil-2 ( panggil di void atau fokus tarik) ada lagi yang dinamakan Panggil-3 (panggil di ruang inap atau pemandu). Suara Pemandu ini sangat efektif untuk digunakan, terutama bagi Rumah Burung Walet yang masih baru dan belum begitu banyak burung waletnya. Mungkin anda para pemula pernah mengalami betapa sulitnya menginapkan burung walet, hal ini terjadi karena anda masih belum menerapkan apa yang dinamakan Panggil-3 atau Pemandu. Baiklah, yang dimaksudkan dengan panggil-3 atau pemandu adalah suara panggil yang dipasang didalam ruangan inap walet yang pengaturan suaranya diterapkan dengan sistem tersendiri. Panggil -3 atau Pemandu ini harus menampilkan suara yang sejenis dengan suara panggil lubang masuk, dan tidak dianjurkan memakai suara lain. Tweeter pemandu memakai jenis tweeter yang sama dengan tweeter inap, yaitu sejenis Ax-60 atau Ax-61, Nk-60, Nk-61 dan lain-lain. Penyetelan suara pemandu harus dikendalikan dengan channel tersendiri, sebab volume suaranya hanya sedikit lebih kencang/nyaring dibandingkan volume suara inap. Kalau fungsi suara inap hanyalah untuk membuat suasana ruangan inap menjadi ramai dengan banyaknya suara koloni burung walet, maka fungsi suara pemandu adalah untuk menarik burung walet dan menuntunnya kedalam ruangan inap dan membuat ia betah tinggal, juga mencegah burung baru hanya menempel di fokus tarik. Tweeter pemandu dipasang dengan cara menempelkannya di sirip pojok ruangan, yaitu di empat pojok ruangan dengan arah diagonal (ke-empatnya dipasang menghadap ketengah-tengah ruangan) dan dibagian tengah ruangan inap dipasang 1 (satu) tweeter pemandu dihadapkan kebawah (menghadap lantai ruangan inap). Dan untuk ruangan inap bagi gedung walet yang ukurannya lebar dan panjang, boleh ditambahkan lagi beberapa tweeter pemandu didalam ruang inapnya sesuai dengan ukuran dan keperluannya. Tata cara penyetelan suara adalah misalnya : suara panggil-1 atau lubang masuk dengan ukuran volume 10, maka untuk ukuran volume fokus tarik 8, dan untuk ukuran volume pemandu 6, dan untuk ukuran volume suara inap 4. Oleh karena itu maka untuk kemudahan dan keberhasilan sebuah gedung/rumah walet sangat bergantung kepada teknik penerapan dan peralatan/sarana yang dipergunakan. Disarankan kepada anda pakailah peralatan yang memang dirancang khusus untuk pembudidayaan dan untuk mengembangkan burung walet. Tidak perlu yang mahal, tapi berkwalitas untuk mengembangkan walet. Peralatan yang harus dipakai adalah jenis peralatan yang dirancang khusus tahan ON non-stop 1x24 jam sepanjang bulan dan sepanjang tahun. Bagi anda yang berada di wilayah2 yang masih belum ada jaringan listrik, anda dapat mengembangkan burung walet dengan memakai sistem Tenaga Surya atau Solar yang dibantu dengan accu (aki) dan tentang tata cara perakitan(penggunaannya) akan saya jelaskan di posting saya selanjutnya. Mungkin anda masih ragu-ragu untuk mengembangkan burung walet didaerah anda karena khawatir akan ada tidaknya burung walet? Silahkan anda tes dengan membunyikan suara Kriyau Super ini : http://www.mediafire.com/download.php?jex56sipjm7qvkz...top markotop ....tolai walet berbagi......

Selasa, 01 September 2015

PeraWatan rbw dari HaMA .....

  • Tikus - Hama ini memakan telur, anak burung walet bahkan sarangnya. Tikus mendatangkan suara gaduh dan kotoran serta air kencingnya dapat menyebabkan suhu yang tidak nyaman. Cara pencegahan tikus dengan menutup semua lubang, tidak menimbun barang bekas dan kayu-kayu yang akan digunakan untuk sarang tikus.
  • Semut - Semut api dan semut gatal memakan anak walet dan mengganggu burung walet yang sedang bertelur. Cara pemberantasan dengan memberi umpan agar semut-semut yang ada di luar sarang mengerumuninya. Setelah itu semut disiram dengan air panas.
  • Kecoa - Binatang ini memakan sarang burung sehingga tubuhnya cacat, kecil dan tidak sempurna. Cara pemberantasan dengan menyemprot insektisida, menjaga kebersihan dan membuang barang yang tidak diperlukan dibuang agar tidak menjadi tempat persembunyian.
  • Cicak dan Tokekb- Binatang ini memakan telur dan sarang walet. Tokek dapat memakan anak burung walet. Kotorannya dapat mencemari raungan dan suhu yang ditimbulkan mengganggu ketenangan burung walet. Cara pemberantasan dengan diusir, ditangkap sedangkan penanggulangan dengan membuat saluran air di sekitar pagar untuk penghalang, tembok bagian luar dibuat licin dan dicat dan lubang-lubang yang tidak digunakan ditutup.

SukSes..PRodUktif


TE oR i ....BuDi DAya walet

TEoRi BUDIDAYA WAlEt
Dalam budidaya walet dibutuhkan beberapa persyaratan agar burung mau datang dan membuat sarang. Berikut ini beberapa persyaratan yang diperlukan :
  • Lokasi ideal berada di dataran rendah hingga dataran tinggi (ketinggian maksimal 1.000 meter dari permukaan laut).
  • Lokasi budidaya harus tenang, tidak terganggu oleh keramaian atau aktivitas manusia, dan polusi suara (suara kendaraan, mesin pabrik besar, dan sejenisnya).
  • Usahakan lokasi budidaya aman dari gangguan binatang predator.
  • Lokasi yang tepat untuk budidaya walet antara lain persawahan, padang rumput, hutan terbuka, kawasan pesisir, tepi danau, pinggir sungai, dan rawa-rawa.
Persiapan sarana dan prasarana
Gedung / bangunan yang akan dijadikan sarang walet harus memiliki suhu dan kelembaban yang mirip dengan goa-goa alami, dengan suhu 24 – 26 derajat Celcius dan kelembaban 80 – 95%. Pengaturan suhu dan kelembaban bisa dilakukan dengan cara :
  • Melapisi plafon dengan sekam setebal 20 cm.
  • Membuat saluran-saluran air atau kolam di dalam gedung.
  • Menggunakan ventilasi udara dari pipa berbentuk “L”, yang diberi lubang-lubang berdiameter 4 cm, dan jarak antar-lubang masing-masing 5 meter.
  • Menutup rapat-rapat pintu, jendela, dan lubang-lubang yangtidak terpakai.
  • Pada lubang keluar-masuk diberi penghalang sinar berbentuk corong dari goni (bisa juga menggunakan kain hitam) agar keadaan di dalam gedung lebih gelap.
Konstruksi bangunan yang digunakan
Pada umumnya rumah walet berbentuk seperti sebuah bangunan gedung yang besar dan tinggi. Luasnya bervariasi, tergantung kebutuhan dan keadaan. Bangungan tidak boleh berdekatan dengan pohon yang lebih tinggi atau menutup bangunan tersebut. Tembok bangunan dibuat dari dinding yang diplester, yang dibuat dari campuran pasir, kapur dan semen dengan perbandingan 3 : 2 : 1. Bahan-bahan ini sangat membantu dalam mengendalikan suhu dan kelembaban udara ideal.

Persyaratan lingkungan lokasi kandang adalah:
  • Dataran rendah dgn ketinggian maksimum 1000 m dpl.
  • Daerah yg jauh dr jangkauan pengaruh kemajuan teknologi & perkembangan masyarakat.
  • Daerah yg jauh dr gangguan burung-burung buas pemakan daging.
  • Persawahan, padang rumput, hutan-hutan terbuka, pantai, danau, sungai, rawa-rawa merupakan daerah yg paling tepat.
Bagian terpenting dari konstruksi bangunan ini adalah keberadaan roving room atau tempat untuk berputar-putar dan resting room yaitu tempat untuk beristirahat.Lubang untuk pintu masuk dan keluar berukuran 20 x 35 cm, yang dibuat di bagian atas dinding. Jumlah pintu dibuat sesuai dengan kebutuhan dan / atau kondisi bangunan. Perlu diingat, letak pintu jangan menghadap ke timur karena walet biasanya jarang mau masuk. Lubang dinding dicat dengan warna hitam.